<$BlogRSDUrl$>
    helu,..it's me... pito :)
5.8.04

akhirnya..... 
buset...ketemu juga akhirnya password gue disini...
bisa posting lagi deh....
gue update deh entar..... ni rumah dah nda keurus begini....
tinggal nyari password shoutbox ajah...
moga ketemu juga...
the-pito | 1:35 PM | Comments
19.3.04

Kisah Seekor Burung Pipit  
Ketika musim kemarau baru saja mulai, seekor Burung Pipit mulai merasakan tubuhnya kepanasan, lalu mengumpat pada lingkungan yang dituduhnya tidak bersahabat.

Dia lalu memutuskan untuk meninggalkan tempat yang sejak dahulu menjadi habitatnya, terbang jauh ke utara yang konon kabarnya, udaranya selalu dingin dan sejuk. Benar, pelan-pelan dia merasakan kesejukan udara, makin ke utara makin sejuk, dia semakin bersemangat memacu terbangnya lebih ke utara lagi. Terbawa oleh nafsu, dia tak merasakan sayapnya yang mulai tertempel salju, makin lama makin tebal, dan akhirnya dia jatuh ke tanah karena tubuhnya terbungkus salju.

Sampai ke tanah, salju yang menempel di sayapnya justru bertambah tebal. Si Burung pipit tak mampu berbuat apa-apa, menyangka bahwa riwayatnya telah tamat. Dia merintih menyesali nasibnya. Mendengar suara rintihan, seekor Kerbau yang kebetulan lewat datang menghampirinya.

Namun si Burung kecewa mengapa yang datang hanya seekor Kerbau, dia menghardik si Kerbau agar menjauh dan mengatakan bahwa makhluk yang tolol tak mungkin mampu berbuat sesuatu untuk menolongnya. Si Kerbau tidak banyak bicara, dia hanya berdiri, kemudian kencing tepat di atas burung tersebut. Si Burung Pipit semakin marah dan memaki-maki si Kerbau. Lagi-lagi Si Kerbau tidak bicara, dia maju satu langkah lagi, dan mengeluarkan kotoran ke atas tubuh si burung.

Seketika itu si Burung tidak dapat bicara karena tertimbun kotoran kerbau. Si Burung mengira lagi bahwa dia pasti akan mati tak bisa bernapas. Namun perlahan lahan, dia merasakan kehangatan, salju yang membeku pada bulunya pelan-pelan meleleh oleh hangatnya tahi kerbau, dia dapat bernapas lega dan melihat kembali langit yang cerah. Si Burung Pipit berteriak kegirangan, bernyanyi keras sepuas-puasnya.

Mendengar ada suara burung bernyanyi, seekor anak kucing menghampiri sumber suara, mengulurkan kakinya, mengais tubuh si burung dan kemudian menjilati, mengelus dan membersihkan sisa-sisa salju yang masih menempel pada bulu si burung. Begitu bulunya bersih, Si Burung bernyanyi dan menari kegirangan, dia mengira telah mendapatkan teman yang ramah dan baik hati. Namun apa yang terjadi kemudian, seketika itu juga dunia terasa gelap gulita bagi si Burung, dan tamatlah riwayat si Burung Pipit ditelan oleh si Kucing.

Dari kisah ini, banyak pesan moral yang dapat dipakai sebagai pelajaran:

1. Halaman tetangga yang nampak lebih hijau, belum tentu cocok buat kita.

2. Baik dan buruknya penampilan, jangan dipakai sebagai satu-satunya ukuran.

3. Apa yang pada mulanya terasa pahit dan tidak enak, kadang-kadang bisa berbalik membawa hikmah yang menyenangkan, dan demikian pula sebaliknya.

4. Waspadalah terhadap orang yang memberikan janji yang berlebihan.

the-pito | 12:11 PM | Comments
10.3.04

Tentang Cinta  
Cinta tak pernah akan begitu indah, jika tanpa persahabatan... yang satu selalu menjadi penyebab yang lain dan prosesnya... adalah irreversible...

Seorang pecinta yang terbaik adalah sahabat yang terhebat.

Jika kamu mencintai seseorang, jangan berharap bahwa seseorang itu akan mencintai kamu persis sebaliknya dalam kapasitas yang sama. Satu di antara kalian akan memberikan lebih, yang lain akan dirasa kurang...

Begitu juga dalam kasus, kamu yang mencari, dan yang lain akan menanti...

Jangan pernah takut untuk jatuh cinta... mungkin akan begitu menyakitkan, dan mungkin akan menyebabkan kamu sakit dan menderita... tapi jika kamu tidak mengikuti kata hati, pada akhirnya kamu akan menangis... jauh lebih pedih... karena saat itu menyadari bahwa kamu tidak pernah memberi...

Cinta itu sebuah jalan.
Cinta bukan sekedar perasaan, tapi sebuah komitmen... Perasaan bisa datang dan pergi begitu saja...

Cinta tak harus berakhir bahagia...
karena cinta tidak harus berakhir...

Cinta sejati mendengar apa yang tidak dikatakan... dan mengerti apa yang tidak dijelaskan, sebab cinta tidak datang dari bibir dan lidah atau pikiran... melainkan dari HATI.

Ketika kamu mencintai, jangan mengharapkan apapun sebagai imbalan, karena jika kamu demikian, kamu bukan mencintai, melainkan... investasi.

Jika kamu mencintai, kamu harus siap untuk menerima penderitaan. Karena jika kamu mengharap kebahagiaan, kamu bukan mencintai... melainkan memanfaatkan.

Lebih baik kehilangan harga diri dan egomu bersama seseorang yang kamu cintai dari pada kehilangan seseorang yang kamu cintai, karena egomu yang tak berguna itu...

Bagaimana aku akan berkata "SELAMAT TINGGAL"... kepada seseorang yang tidak pernah aku miliki?

Kenapa tetes air mata jatuh demi seseorang yang tidak pernah menjadi kepunyaanku?
Kenapa aku merindukan seseorang yang tidak pernah bersamaku dan kubertanya, Kenapa aku mencintai seseorang yang cintanya tidak pernah untukku?

Sangat sulit bagi dua orang yang mencintai satu sama lain ketika mereka tinggal dalam dua dunia yang berbeda... Tapi ketika kedua dunia ini melebur dan menjadi satu, itulah yang disebut KEAJAIBAN!

Jangan mencintai seseorang seperti bunga, karena bunga mati kala musim berganti, Cintailah mereka seperti sungai, sebab sungai mengalir selamanya...

Cinta mungkin akan meninggalkan hatimu bagaikan kepingan-kepingan kaca, tapi tancapkan dalam pikiranmu, bahwa ada seseorang yang akan bersedia untuk menambal lukamu dengan mengumpulkan kembali pecahan-pecahan kaca itu... Sehingga kamu akan menjadi utuh kembali...

the-pito | 9:30 AM | Comments
28.11.03

After Holiday..... 
Blebek.......
Abis liburan ke Jakarta gue......
Nengokin rumah gue yang kosong ditinggal pembokat gue yang mudiks.....

Bete.....
Ngarepins....Matrix maen pas gue disono....gak kesampean.....
Pas gue lagi di kreta mo balik kebandungs....ci uliq baru sms kalo Matrix dah maen.....

Selama di Jakarta nda ada kerjaan.....
Bolak-balik maen sama uliq duang......
Trus pas Lebaran....ke rumah Oma gue......sungkem......
Hari terakhir si Bons sempet nungul....bawa makanan......
he he he.......
Ntu anak teler berat......abis ngapelin agil.....
Dirumah gue numpang bobo.....dikelonin ma uliq.....

Gue sibuk sendiri.....
Sms si Bemo.....calon kakak ipar gue....
huehehehehe......

Sekarang.....
Bandung lageh......
Ngantor lageh.......
Padahal blom ada kerjaan.....
Knapa ngga masuk senen aja sekalian...??????
the-pito | 10:49 AM | Comments
7.11.03

Walking With HIM 


the-pito | 3:08 PM | Comments
11.10.03

Blong......... 
Waks.....
Gua ngga tau neh....mau nulis apa.....
Gue emang paling bingung kalo disuruh nulis diary......Gue kurang bisa tuh kalo disuruh nyeritain diri sendiri.......
Lagian....kayaknya ngga ada yang terlalu istimewa untuk diceritain.....
Nothing special....everthing to normal......to ordinary....
Kalo ada masalah gue juga langsung lupa......kalo kesel juga cuma beberapa menit.....kalo bete beberapa detik......mau berkeluh kesah...males....baru dikit aja kok udah ngeluh.....jatuh cinta..???? kapan Yak....???? udah lupa......
jadi apa yang mau gue critain....?????
Yang gue tulis kemaren-kemaren udah maksa banget tuw.....
Paling yang bisa gue tulis....ya kalo lagi bingung gini doang......
Makanya gue salut ama Bunny tuh.....bisa banget dia nulis yang beginian....Tinggi banget dia jiwa feminimnya......
itu anugerah atau bencana yak....he he he.......
Kalo suruh yang lain-lain sih gue bisa....nyeritain orang lain bisa....ngarang cerita bisa......tapi kalo udah diri sendiri....matek gue....lagian gue emang jarang ngurusin idup gue....he he he.....
Yang penting nggak ganggu orang.....dan gak diganggu......
lainnya....sebodo amatlah......
satu-satunya manusia (kalo emang tergolong manusia) yang pantes dirusuhin ya cuma si Olga duang........
Ha ha ha........
Idup Kupluks........

the-pito | 10:08 AM | Comments
9.10.03

Mengapa Pria Berbohong 
Suatu hari, ketika sedang menebang pohon, seorang penebang kayu
kehilangan kapaknya karena jatuh kesungai.
Lalu dia menangis dan berdoa, sehingga Dewa muncul.
"Mengapa kamu menangis?"
Si penebang kayu sambil terisak menceritakan bahwa kapak sebagai sumber penghasilan satu-satunya telah jatuh kesungai.
Lalu Dewa menghilang dan muncul kembali membawa kapak emas.
"Apakah ini kapakmu?"
"Bukan, Dewa "
Lalu Dewa muncul kembali membawa kapak perak.
"Apakah ini kapakmu?"
Lalu Dewa mengeluarkan sebuah kapak yang jelek dengan pegangan kayu dan mata besi.
"Apakah ini kapakmu?"
"Ya, Dewa, benar ini kapak saya"
"Kamu orang jujur, karena itu Aku akan memberikan ketiga kapak ini untukmu sebagai upah kejujuranmu"
Lelaki itu sangat bersyukur dan pulang dengan gembira.
Beberapa hari kemudian ketika sedang menyeberang sungai, istrinya terjatuh dan hanyut.
Lagi, si penebang kayu menangis dan berdoa. Kemudian Dewa muncul.
"Mengapa kamu menangis?"
"Istri saya satu-satunya yang sangat saya cintai terjatuh ke sungai, Dewa"
Lalu Dewa menghilang kedalam sungai dan muncul kembali dengan membawa Jennifer Lopez
"Apakah ini istrimu?"
"Ya, Dewa" Lalu Dewa marah dan berkata "Kamu berbohong, kemana perginya kejujuranmu?"
Lelaki itu dengan takut dan gemetar berkata,
"Dewa, seandainya saya tadi menjawab tidak, Dewa akan kembali dengan membawa Britney Spears, dan jika saat itu saya juga menjawab tidak, Dewa akan kembali membawa istri saya yang asli, dan jika ketika itu saya menjawab iya, Dewa akan memberikan ketiganya untuk menjadi istri saya.
Saya ini orang miskin,Dewa,tidak mungkin saya bisa membahagiakan tiga
orang istri..."



the-pito | 5:59 PM | Comments
soon or later.....

{ Who am i? }
Pito 06061974 Gemini Bandung

{ Mo Nguceh Apah? }
Nama Lo ? :
Web Url :
Ngumungs ? :
www.Doneeh.com

Oliq's Reality ?

{ Archives }
- September 2003
- October 2003
- November 2003
- March 2004
- August 2004






This page is powered by Blogger. Isn't yours?